Malam di Bali

Menyadari bahwa hati ini telah terpaut padamu, membuat segalanya terpaku dalam waktu yang tak lagi berbatas..

Semesta memberiku harapan bahwa takkan lagi ada penderitaan,

tapi nyatanya hanya semakin meleburkan rasa sakit ini bersama birunya lautan yang membuatku tenggelam perlahan..

Bahkan senja pun tak mampu lagi berkata-kata

hanya menyaksikan tiap derai airmata yang tercurah memecah bersama ombak..

Keindahan yang kau tawarkan bahkan hanya memberi secuil tawa,

karena segalanya berakhir ketika genggaman kau lepaskan..

Aku hanya dapat mengenangmu di malam itu,

saat setiap sentuhanmu melepaskan segala belenggu raga,

membuatku yakin bahwa memang hati ini menginginkanmu..

walau beribu luka kau goreskan..

walau sejuta perih kau berikan..

Dan kini aku menangis dalam kilasan memori, memandangi gambaran matamu tentangku,

satu-satunya yang tertinggal untuk kugenggam dan menenggelamkanku dalam lautan khayalan…

[one moment that i’ll remember forever..]

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s