Rinduku Akan Gelap

akhirnya perasaan ini muncul lagi setelah sekian lama terpendam. rasa mual, muak ini. rasa yang pernah terlupakan dalam setiap tawa, dalam kebahagiaan yang semu, sesemu nyawamu menikmati oksigen yang ada. pertanyaanku kembali muncul, adakah arti seseorang dalam kehidupan? seandainya aku tak ada, pengaruhkah dalam langkahmu?ataukah justru membuatmu lebih lega untuk menikmati setiap biru yang terhampar luas di depan mata?

omong kosong bila kau katakan aku begitu berarti bagi laju kehidupan. bohong ketika kau katakan aku bagian dari sebuah keseimbangan. aku hanyalah setitik debu yang dapat membuatmu bersin. sebuah sampah yang tak layak disimpan. sebuah gelap yang tak layak hidup dalam terang.

karena itu izinkan aku mengalir mengikuti apa yang diinginkan kakiku saat ini, hingga saatnya aku merenggang nafasku..menuju kegelapan yang selalu kurindukan…sejak dulu…

[12052006.1930]

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s