Plato nampaknya sedang mempermainkanku. Ia membiarkan para pemujanya menculik dan merantaiku kembali dalam goa hipokrit yang mereka bangun untuknya. Mereka adalah sekelompok orang pemuja api. Padahal aku telah berhasil melarikan diri keluar dari goa tersebut. Aku sudah sempat terbebas dari rasa takut terhadap gelap di dalam goa. Lucunya, dulu Platolah yang mendorongku untuk membebaskan diri, [...]
